robotics-university.com | Electronics speed controller atau disingkat dengan ESC adalah salah satu perangkat keras elektronik dalam pembangunan multirotor. Seperti halnya konfigurasi H-bridge 4 buah transistor atau IC L298 yang digunakan sebagai driver motor DCMP dalam pembuatan robot jenis lain (misalnya robot line follower), ESC juga memiliki fungsi sebagai driver motor DCBL dalam pembuatan multirotor.
Pada umumnya, satu unit ESC digunakan untuk men-drive satu unit aktuator (dalam hal ini adalah motor DCBL). Namun sekarang telah tersedia jenis ESC yang secara fisik hanya satu unit namun dapat digunakan untuk men-drive 4 buah aktuator. Seperti ESC yang didesain khusus untuk quadcopter merk Qbrain. Lihat gambar 3, ESC Qbrain dapat digunakan sebagai driver 4 buah motor DCBL dengan arus kerja masing-masing sebesar 20A.
Dengan menggunakan ESC Qbrain dalam membangun sebuah quadrotor, akan sangat memungkinkan diperoleh bangunan quadrotor yang lebih ringan dan akan lebih menghemat ruang pada bangunan fisik quadrotor (frame). Sehingga dapat meningkatkan peforma quadrotor saat diterbangkan.
Gambar 1. Blok diagram ESC
Gambar 2. ESC Turnigy plush 25A
(Sumber: www.hobbyking.com)
(Sumber: www.hobbyking.com)
Pada umumnya, satu unit ESC digunakan untuk men-drive satu unit aktuator (dalam hal ini adalah motor DCBL). Namun sekarang telah tersedia jenis ESC yang secara fisik hanya satu unit namun dapat digunakan untuk men-drive 4 buah aktuator. Seperti ESC yang didesain khusus untuk quadcopter merk Qbrain. Lihat gambar 3, ESC Qbrain dapat digunakan sebagai driver 4 buah motor DCBL dengan arus kerja masing-masing sebesar 20A.
Gambar 3. ESC untuk quadcopter merk Qbrain 4x20A
(Sumber: www.hobbyking.com)
(Sumber: www.hobbyking.com)
Dengan menggunakan ESC Qbrain dalam membangun sebuah quadrotor, akan sangat memungkinkan diperoleh bangunan quadrotor yang lebih ringan dan akan lebih menghemat ruang pada bangunan fisik quadrotor (frame). Sehingga dapat meningkatkan peforma quadrotor saat diterbangkan.
0 comments:
Post a Comment